Friday, August 15, 2025

A

 Contoh Surat Permohonan Mediasi Sengketa Warisan

Kepada Yth.:

Bapak Kepala Desa Mampang

Serta Seluruh Jajaran

Di Tempat

Perihal: Permohonan Bantuan Mediasi dalam Masalah Sengketa Warisan Keluarga

Dengan hormat,

Teriring salam dan doa, semoga Bapak Kepala Desa serta seluruh jajaran selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan senantiasa sukses dalam menjalankan tugas.

Melalui surat ini, saya, [Nama Lengkap Anda], selaku salah satu ahli waris, menyampaikan permohonan yang tulus dan memohon izin untuk menyampaikan permasalahan keluarga yang telah berlangsung lama. Kami berharap Bapak/Ibu dapat menolong kami dalam rangka menyelesaikan masalah sengketa warisan berupa rumah.

Adapun pokok permasalahan adalah terkait rumah warisan yang terletak di Desa Mampang, tepatnya di samping bengkel las. Rumah tersebut merupakan peninggalan orang tua kami dan seharusnya menjadi hak bersama 10 ahli waris, yang namanya tercantum di bawah ini:

Alm. Salim Harahap

Alm. Abdullah Riduan Harahap

Lahmuddin Harahap

Daud Harahap

Muhammad Juhari Harahap (Bang Cocok)

Maliah Harahap

Atik Harahap

Ipah Harahap

Idah Harahap

Rina Harahap

Tanpa sepengetahuan dan persetujuan dari ahli waris lainnya, kakak saya, Muhammad Juhari Harahap, telah mendaftarkan rumah warisan tersebut atas namanya sendiri dan berulang kali menggadaikannya ke bank. Saya secara pribadi tidak pernah memberikan persetujuan atau menjual-belikan tanda tangan saya untuk keperluan tersebut.

Kami telah berulang kali mencoba melakukan mediasi secara kekeluargaan, namun tidak ada titik temu. Kakak kami pun sulit dihubungi dan mengabaikan komunikasi. Kondisi ini sangat berdampak pada kehidupan kami, mengingat saya sendiri saat ini menempati rumah tersebut dan sangat membutuhkan kejelasan statusnya.

Oleh karena itu, besar harapan saya agar Bapak Kepala Desa berkenan memanggil saudara Muhammad Juhari Harahap untuk dimediasi. Kami berharap Bapak dapat menjadi penengah yang bijaksana demi tercapainya solusi yang adil bagi seluruh pihak.

Demikian surat permohonan ini saya sampaikan. Atas perhatian, kebijaksanaan, dan bantuan Bapak, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Mohon maaf apabila ada kekeliruan dalam penyampaian.

Hormat saya,

[Nama Lengkap Anda]

Tembusan Surat:

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Jakarta

Gubernur Sumatera Utara di Medan

Kementerian Hukum dan Hak Asasi ManAusia (Kemenkumham) di Jakarta


Kepada Yth.:

Kepala Desa Mampang

Di tempat

Perihal: Permohonan Mediasi Sengketa Warisan

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: [Nama Lengkap Anda]

Hubungan dengan ahli waris: Adik dari Muhammad Juhari Harahap

Alamat: [Alamat Anda saat ini]

Nomor Telepon/HP: [Nomor Telepon/HP Anda]

Melalui surat ini, saya menyampaikan permohonan bantuan kepada Bapak Kepala Desa dan jajarannya untuk memfasilitasi mediasi terkait permasalahan sengketa rumah warisan orang tua kami.

Permasalahan ini berpusat pada rumah warisan yang terletak di Desa Padangrie Simatahari,  Rumah ini seharusnya menjadi hak bersama 10 ahli waris yang namanya tercantum di bawah ini:

Alm. Salim Harahap

Alm. Abdullah Riduan Harahap

Lahmuddin Harahap

Daud Harahap

Muhammad Juhari Harahap

Maliah Harahap

Atik Harahap

Ipah Harahap

Idah Harahap

Rina Harahap

Tanpa sepengetahuan dan persetujuan dari ahli waris lainnya, kakak saya, Muhammad Juhari Harahap (Bang Cocok), telah mendaftarkan rumah tersebut atas namanya sendiri dan berulang kali menggadaikannya ke bank. Saya dan ahli waris lain merasa sangat keberatan karena tindakan ini merugikan hak kami sebagai pemilik sah.

Beberapa kali upaya mediasi kekeluargaan telah dilakukan, namun tidak membuahkan hasil. Muhammad Juhari Harahap juga sulit dihubungi dan mengabaikan komunikasi.

Oleh karena itu, saya memohon agar Bapak Kepala Desa bersedia memanggil saudara Muhammad Juhari Harahap untuk dimediasi secara resmi, dengan tujuan mencapai solusi yang adil bagi seluruh pihak. Masalah ini sudah berlangsung terlalu lama dan sangat mendesak untuk diselesaikan.

Atas perhatian, bantuan, dan kearifan Bapak, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

[Nama Lengkap Anda]



Tembusan:

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Gubernur Sumatera Utara

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham)

Pengiriman: Anda dapat mengantarkan surat ini langsung ke kantor Kepala Desa Mampang dan meminta tanda terima..

 Kpd Yth:Kepala desa Mampang dan seluruh                        jajarannya .


Degan Hormat :

    Sebelumnya saya ingin menerangkan dan meminta izin bahwa saya selaku pengirim surat meminta tolong ,agar kiranya bapak /Ibu ,bisa menolong saya dalam rangka masalah kekeluargaan yang telah terjadi sejak lama , permasalahan saya adalah masalah rumah warisan yang dibuat atas nama Abang saya sendiri yang bernama lengkap: Muhammad Juhari Harahap atau Bang cocok di desa Mampang ,tepatnya di samping rumah bengkel las,saya sama sekali tidak pernah memberikan izin dan menjual beli kan tanda tangan saya kepada siapapun termasuk Abang saya sendiri pak , sebenarnya masalah ini masalah keluarga saja yang tidak perlu saya beri tahu pada siapa pun namun karena sudah terlalu lama maka saya sudah tidak sanggup lagi memendam masalah ini sendiri an ,dan bahkan sudah beberapa kali mediasi dan musyawarah hasilnya tidak ada pak ,Abang saya Muhammad Juhari Harahap atau bang cocok sudah membuat atas rumah warisan tersebut sudah beberapa kali menggadaikan ke bank rumah warisan tersebut,saya tidak tau buat apa uang tersebut dan saya sama sekali tidak ada dan tidak terlibat di dalamnya , tepatnya uang tersebut dipergunakan nya,,,, 

        Saya selaku adik nya Abang Muhammad Juhari Harahap atau bang cocok keberatan degan rumah atas nama nya sendiri padahal rumah warisan orang tua kami pak itu terdiri atas nama 10 orang yang diantaranya sebagai berikut:

1.Alm,Salim Harahap 

2.Alm, Abdullah Riduan Harahap 

3.Lahmuddin Harahap 

4.Daud Harahap

5.Muhammad Juhari Harahap 

6.maliah Harahap 

7.Atik Harahap.

8.Ipah Harahap

9.Idah Harahap

10.Rina Harahap 

 Diatas adalah beberapa nama ahli waris laki laki dan perempuan Seayah berbeda ibu .

Saya sebelumnya pak ,pernah mengatakan dan mempertanyakan status Rumah warisan sekaligus yang saya tempati sekarang bagaimana,saya pernah mempertanyakan apakah rumah tersebut Masi status gadai atau tidak ,bahkan saya ingin melihat bukti berapa lama lagi rumah warisan tersebut agar lunas dari status gadai ke bank yang dilakukan oleh Abang kami Muhammad Juhari Harahap atau bang cocok ini,dan saya selaku adiknya pernah mengajukan agar saya juga ingin meminjam hal serupa degan Abang kami ini,namun beliau menolak karena tidak ada agunan yang bisa saya jamin kan kepada beliau,

     Namun saya berikan kepada Abang kami Muhammad Juhari Harahap atau bang cocok Solusi atau masukan yaitu ,memberikan pinjaman kepada saya berupa uang tunai sebagai ganti dari Pinjaman ke bank ,Beliau menyetujuinya,namun hasilnya tidak ada sama sekali musyawarah ini sudah dilakukan lebaran idul Fitri,dan sampai sekarang saya sudah menunggu nunggu namun Abang kami tidak ada mediasia musyawarah atau solusi lagi selain kata jual rumah , menurut cara solusi Abang kami ini dari seseorang ia sampaikan ke saya pak,

   Saya pak sebagai adiknya sudah berkeluarga sama degan dia dan saya juga makan tidak makan kadang ada kerja kadang tidak,saya tidak punya kedua orang tua lagi dan mertua saya juga tidak orang Labusel ini ,tapi orang Jawa Tengah,tidak ada yang bisa menolong saya pak kecuali saya sendiri degan bekerja serabutan sehari hari demi membutuhi kehidupan kami sehari hari bersama istri saya pak

      Saya sudah bilang sama Abang saya Muhammad Juhari Harahap atau bang cocok,bahwa saya sangat perlu uang buat beli motoro buat kerja dan bayar hutang saya pak,bahkan lebih mirisnya kami tidak punya akses air saya dan istri saya harus meminta air ke tetangga saya,jadi keadaan saya inilah salah satu alasan saya ingin meminta dana pinjaman dari bang cocok sendiri atau melakukan hal sama degan dia menggadaikan rumah warisan tersebut,namun posisi Abang kami pak tidak seperti yang kami harapkan.

   Sebelumnya pak saya meminta maaf sebagai penulis sekaligus penggugat degan keterlibatan nya bapak ,saya hanya ingin meminta bantuan bapak agar kiranya ,bapak /ibu bisa memberitahu Abang saya ini Muhammad Juhari Harahap atau bang cocok di Desa Mampang, Kabupaten labuhan batu Selatan,agar secepatnya menyelesaikan masalah kami ini pak,karena sudah lama sekali tidak selesai dan sering di Chat melalui WhatsApp tidak dibaca atau diabaikanya .

   Demikianlah Surat yang saya berikan agar kiranya bapak /Ibu dapat memakluminya dan dapat menolong saya ,Apa bila ada kesalahan dalam penulisan atau cara bicara saya ,saya mohon maaf sebesar besarnya, Terimakasih.


Tebusan surat

Kpd Yth:Bapak kepala desa Mampang di desa                      mampang kabupaten labuhan batu.                      Selatan , sumatera Utara.

Kpd Yth:Ketua dewan perwakilan rakyat.                              Republik Indonesia di Jakarta.

                (DPR RI )

Kpd Yth: Gubernur Sumatera Utara di kota 

                 Medan Sumatera Utara 

Kpd Yth: Kementrian Hukum dan Ham di                             Jakarta (Kemenkumham)


Dibuat tanggal :