Contoh Surat Permohonan Mediasi Sengketa Warisan
Kepada Yth.:
Bapak Kepala Desa Mampang
Serta Seluruh Jajaran
Di Tempat
Perihal: Permohonan Bantuan Mediasi dalam Masalah Sengketa Warisan Keluarga
Dengan hormat,
Teriring salam dan doa, semoga Bapak Kepala Desa serta seluruh jajaran selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan senantiasa sukses dalam menjalankan tugas.
Melalui surat ini, saya, [Nama Lengkap Anda], selaku salah satu ahli waris, menyampaikan permohonan yang tulus dan memohon izin untuk menyampaikan permasalahan keluarga yang telah berlangsung lama. Kami berharap Bapak/Ibu dapat menolong kami dalam rangka menyelesaikan masalah sengketa warisan berupa rumah.
Adapun pokok permasalahan adalah terkait rumah warisan yang terletak di Desa Mampang, tepatnya di samping bengkel las. Rumah tersebut merupakan peninggalan orang tua kami dan seharusnya menjadi hak bersama 10 ahli waris, yang namanya tercantum di bawah ini:
Alm. Salim Harahap
Alm. Abdullah Riduan Harahap
Lahmuddin Harahap
Daud Harahap
Muhammad Juhari Harahap (Bang Cocok)
Maliah Harahap
Atik Harahap
Ipah Harahap
Idah Harahap
Rina Harahap
Tanpa sepengetahuan dan persetujuan dari ahli waris lainnya, kakak saya, Muhammad Juhari Harahap, telah mendaftarkan rumah warisan tersebut atas namanya sendiri dan berulang kali menggadaikannya ke bank. Saya secara pribadi tidak pernah memberikan persetujuan atau menjual-belikan tanda tangan saya untuk keperluan tersebut.
Kami telah berulang kali mencoba melakukan mediasi secara kekeluargaan, namun tidak ada titik temu. Kakak kami pun sulit dihubungi dan mengabaikan komunikasi. Kondisi ini sangat berdampak pada kehidupan kami, mengingat saya sendiri saat ini menempati rumah tersebut dan sangat membutuhkan kejelasan statusnya.
Oleh karena itu, besar harapan saya agar Bapak Kepala Desa berkenan memanggil saudara Muhammad Juhari Harahap untuk dimediasi. Kami berharap Bapak dapat menjadi penengah yang bijaksana demi tercapainya solusi yang adil bagi seluruh pihak.
Demikian surat permohonan ini saya sampaikan. Atas perhatian, kebijaksanaan, dan bantuan Bapak, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Mohon maaf apabila ada kekeliruan dalam penyampaian.
Hormat saya,
[Nama Lengkap Anda]
Tembusan Surat:
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Jakarta
Gubernur Sumatera Utara di Medan
Kementerian Hukum dan Hak Asasi ManAusia (Kemenkumham) di Jakarta